JAGA UAS, Kamis, 16122010
JAGA UAS, Kamis, 16122010 , ruang 16 klas X H, pelajaran bahasa indonesia. Jam menunjuk pukul
07.50 anak-anak mulai ada yg bisik-bisik tanya ke temannya. Wah..mata mereka
pada melototi aku, biasalah mereka nunggu aku lengah trus mau manfaatin untuk
tanya ke temannya. Waduh.. Risma, Zinda, Noval, Orinceh, Niella, Septian,
Martha, Mery..e..e..pokoknya hampir semuanya dech..mereka bisik-bisik.
Wah..wah..andai ada lomba berbisik mungkin anak kelas X H juara dech.. Lucunya
kalau dilihat anak-anak berlagak tenang tp kalau tak dilihat mereka komat kamit
sambil tangan atau kepalanya gerak sedikit, persis seperti mbah dukun. Apa
mereka calon mbah dukun ya? Ada yg lucu..si Lutfi pura-pura tidur..we..lha kalau
tertidur beneran gimana ya? Jati, Risang, Tika garuk-garuk kepala, sedang Zinda
pegang dagunya..sambil kadang seperti menjabut jenggot..padahal Zinda tidak
punya jenggot. Lutfi sudah bangun, ia langsung berkode-kodean dg Orinceh dan
Lita. Waou.. Lutfi mengumpulkan jawaban pertama kali disusul teman-teman
lainnya. Suasana seperti tawon yg lagi pindahan.. Semua sudah mengumpulkan
lembar jawaban. Selesai. Istirahat.
JAGA LAGI..
Kali ini ku jaga di ruang IX anak jelas X E, pelajaran PLH.
Ruangan tanpa kipas, agak panas. Tetanggaku Dhena dan Rara di ruangan ini. Dhena
tersenyum ketika ku lihat. Waou..anak-anak klas X E.. Yg laki-kali dandanannya
nyantai seperti kebanyakan anak IPS. Pukul 09.05 Wah..mulai ada yg melototi
aku..itu tanda mereka mau cari kesempatan lirik kiri kanan cari jawaban. Ku
teruskan menulis.. Coba ku perhatikan seluruh ruangan.. Aditya Bagus mulai
kebingunan..dia garuk-garuk pelipisnya, mulai tak tenang. Sejak tadi Aditya dan
Edy Aldino tidak membuka atau membaca soal. Perilaku Endang S mencurigakan..apa
mungkin ia mau menyontek? Bu Sru masuk ruangan, beliau memintaku tanda tangan
dan memberiku uang transpot jaga UAS. Tanda tangan.. Terima uang.. Moga barokah.
Endang melirik temannya. Anak-anak lain mulai bisik-bisik tanya jawaban. Gevi,
Fajar, Aditya dan..hampir semuanya.. Mereka komat kamit bagai dukun. Mungkin
kalau ada perkumpulan dukun, anak-anak kelas X E lah PD (perkumpulan dukun) yg
kompak.. Ku baca sebagian tulisanku khususnya tentang perkumpulan PD..spontan
anak-anak ketawa. Dhena mengumpulkan lembar jawaban, disusul Gecci kemudian
teman-teman lainnya. Situasi gaduh.. Anak-anak ternyata banyak yg tidak
PD..bukan perkumpulan dukun tp tidak percaya diri lho.. Semua dikumpulkan.
Selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar