Aku sebagai seorang guru merasa miris tiap kali mendengar ada anak didik di sekolahku yang dikeluarkan dari sekolah gara-gara tersangkut kasus asusila.
Hampir tiap tahun ada murid putri yang dikeluarkan dari sekolah gara-gara hamil.
Sedang kasus murid putra yang dikeluarkan dari sekolah biasanya dikarenakan merokok, minum-minuman keras, pengguna/ pengedar narkoba, tawuran atau membolos pada saat jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah.
Beberapa waktu lalu aku mendengar ada murid putri yang dikeluarkan dari sekolah karena terkena kasus asusila, yaitu foto-foto dia yang telanjang tersebar luas di kalangan sekolah (meski aku sendiri sampai menulis ini belm melihat fotonya dengan mata kepalaku sendiri), sampai para siswa heboh dibuatnya.
Karena sudah mencemarkan nama sekolah, akhirnya siswa putri itu pu dikeluarkan dari sekolah.
Oh, begitulah sebagian pergaulan remaja sekarang, sok gaul, sok kaya, dan pengennya segala kebutuhannya segera terpenuhi dengan cepat dan mudah, sehingga mereka menggunakan segala cara untuk memenuhinya termasuk dengan cara menjual harga diri mereka.
Agar remaja kita moralnya bisa terjaga dan bisa terselamatkan sehingga mampu meraih masa depan yang cerah, menurutku sudah seharusnya mulai dari sekarang kita bekerjasama untuk menyelamatkannya.
Pihak sekolah (Kepala Sekolah, para guru, staf TU dan yang terkait) serta pihak orang tua/ wali murid dan lingkungan harus saling bahu- membahu memberantas hal-hal yang mengganggu maupun yag merusak remaja kita sebagai anak-anak bangsa yang akan menjadi pemimpin negara kita di masa yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar