Sabtu, 20 Desember 2014

KEINGINAN MENGHAFAL AL-QUR’AN



Selasa, 02 Juli 2014


Sudah sering kali aku merenungi kehidupan ini.

Selain itu, aku pun berusaha berdoa agar Allah SWT selalu memberi petunjuk kepadaku mengenai jalan yang terbaik yang harus ku tempuh demi mendapat ridhaNYA.



Hari ini, aku merasa mendapat begitu banyak nasehat untuk makin membersihkan diri dan makin mendekatkan diri kepada Allah SWT.



RENUNGANKU :

Semua orang diberi hidup, diberi kesempatan…

Namun yang membedakan menjadi hamba yang mulia adalah kadar keimanan,

Jika ingin menjadi manusia mulia, maka muliakanlah dirimu minimal dengan suatu hal yang bisa kita lakukan tetapi berbeda dari keumuman orang, salah satunya adalah dengan menghafal Al-Qur’an.

Aku sangat yakin bahwa dengan sarana hafal Al-Qur’an dunia seisinya secara otomatis akan mendekat kepada kita saat kita membutuhkannya.

Aku berpikir, siapa lagi yang akan bisa menolong kita saat mulai renta, saat ajal menjelang, juga saat di akherat kelak?

Apa itu anak, suami/ istri/ tetangga?

kemungkinan itu ada, tapi….aah, rasanya sangat jauh dari mungkin kalau mereka dengan mudah menolong kita.

Aku pikir, hafalan Al-Qur’an itulah yang akan menolong kita.



Begitu kuat keinginanku untuk menghafal Al-Qur’an, namun masih ada keraguan….
Di usiaku yang hampir 40 tahun ini, mampukah aku menghafal dengan cepat?

 


Ya Allah…

Ya Robby…

Hamba memohon Engkau makin memperkuat azamku untuk menghafal Al-Qur’an,

Hamba memohon Engkau mempermudah aku untuk segera memulai menghafal Al-Qur’an,

Hamba memohon Engkau memberikan rasa bahagia yang luar biasa kepadaku saat aku menghafal Al-Qur’an,

Hamba memohon Engkau menguatkan hafalanku sehingga tidak akan pernah melupakan hafalan Al-Qur’anku,

Hamba memohon Engkau menjadikan menghafal Al-Qur’an sebagai hobby dalam hidupku.

Hamba memohon Engkau menjadikan keluargaku keluarga yang hafal Al-Qur’an...
Aamiin ya Robbal ‘aalamiin

 

OPERASI PEMASANGAN PLATINA

Kamis, 13 Maret 2014

Aku dirawat inap di Ghara ruang Nakula 5 RS Iskak.
Direncanakan pagi ini, skitar pukul 9 aku dioperasi.
Kakakku yang nomor dua yg sejak kemarin menjagaku, berusaha membantuku untuk bersiap menjalani operasi.
Jam 9 kurang beberapa menit, aku sudah dijemput perawat untuk dibawa ke ruang operasi.

Sebelum dokter memulai operasi aku sempat melihat jam  menunjuk pukul 09.50.
Operasi berjalan….
Selesai operasi, hingga aku sadar, aku segera melihat jam di yang tertempel dinding ruang tunggu pasca operasi menunjukkan pukul 11.50.
Berarti dari start operasi hingga aku sadar bisa dibilang memerlukan waktu slama 2 jam.
Setelah operasi, aku dibawa ke ruang foto rongsent untuk rongsent tangan kiriku pasca operasi.
Setelah itu, aku dibawa ke ruang observasi, skitar ashar aku dikembalikan pada ruang tempat rawat inapku di graha.

Foto rongsent saat tangan baru saja patah

Foto rongsent pasca tangan dioperasi pemasangan platina


DIPERBOLEHKAN PULANG

Sabtu, 15 Maret 2015
Setelah sekian lama aku dirawat, maka hari ini aku diperbolehkan pulang ke rumah.